Sabtu, 15 Oktober 2011

saaatttttttttttttttt

awalnya aku berfikir, saat berada di ruang yang sama kita bisa seperti dulu. saat pertama datang ke tempat itu, aku kira semua akan baik-baik saja, tapi ternyataaa..... semua jauh dari perkiraan. sedikit kaget memang melihat sikapmu yang sedikit angkuh saat kau perkenalkan ku ke dalam dunia baruku. sikapmu yang seperti itu aku anggap karena pekerjaanmu yang menuntut profesionalitas. tapi ternyata makin kesini sikap mu tak kunjung berubah, sama, sama, dan selalu sama. beribu kali aku mencoba mengajakmu bercerita saat kita bertemu di ruang itu, tapi nyatanya.. tolakan demi tolakan coba aku maknai. tapi sikapmu yang begitu ambigu membuat ku semakin kaku saat melihatmu. entah hanya perasaan ini yang lebih sensitif atau memang kenyataan, tapi seolah waktu yang membuat jarak yang kau buat sendirilah sebabnya.
bukannya dulu kita sering berbagi?
bukannya dulu waktupun sering kita habiskan bersama?
tapi sekarangg.. kenapa kau buat ku merasa berjarak saat berada tepat di hadapmu?
sahabat, apa iyaa semuanya masih seperti itu?
apa seperti ini cerita kita yang selalu aku banggakan. buatku, buatmu, jalan yang berbeda walau ruang kita sama lagi saat ini, tapi waktu kita memang beda.
semoga kelak, aku dapatimu yang seperti dulu :’)

Senin, 09 Mei 2011

roniners.. :D

airmata kegagalan, tak mematahakan diri untuk tetap berjuang. meniti kegagalan, hingga akhirnya bertemu di tempat yang sama.
merangakai cerita hingga akhirnya menjadi sebuah bagian dari pendewasaan diri.

karena kita percaya, tak ada yang sia-sia.

perkenalan pertama kita mungkin tak jelas teringat. tapi satu yang pasti, kita sama-sama pernah gagal, dan kita sama-sama membangun keagagalan hingga nantinya berujung pada cerita indah yang insyaAllah akan kita torehkan di akhir nanti.
Saat kalian lelah, coba ingat tentang 35cm yang selalu terucap. saat kalian jenuh, coba ingat perjuangan yang tak sedikit telah dilalui. saat ingin berhenti, coba ingat almamater yang siap mengganti semua pengorbanan kita.

bersama arungi ilmu , menembus indahnya kegagalan taun lalau.

ingat ini :







ternyata lelah tak menyurutkan langkah kalian untuk terus tetepa survive.



percayalah, ini yang akan membayar semua perjuangan kita.






"kita maju bersama Allah, menuju masa depan cemerlang"